Perdana, Indonesia dan Jepang Tandatangani Perjanjian Pengalihan Alat dan Teknologi Pertahanan

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Tokyo –¬†Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto akhirnya menandatangani perjanjian pengalihan alat dan teknologi pertahanan dengan pemerintah Jepang pada Selasa (30/3/2021). Penandatanganan ini dilakukan bersama Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri (PM) Jepang, YM Yoshihide Suga di Tokyo, Jepang.

Kunjungan kehormatan kepada PM Jepang ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan Menhan RI ke Jepang. Dalam lawatan tersebut Prabowo dan Retno juga melaksanakan pertemuan 2+2 yaitu pertemuan dengan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Jepang.

READ  Pengguna WhatsApp di Eropa Tak Wajib Setor Data ke Facebook

“Dalam kegiatan ini, Menhan RI juga menandatangani perjanjian kerjasama alih alutsista dan teknologi yang menandai dimulainya kerja sama antara industri pertahanan Indonesia dan Jepang,” dikutip dari keterangan resmi Biro Humas Setjen Kemhan, Rabu (31/3/2021).

Selain membahas industri pertahanan, pertemuan 2+2 juga membahas soal kerjasama militer yang mencakup bidang pendidikan, kunjungan pejabat, dan forum dialog sesuai dengan ruang lingkup Nota Kerja Sama dan Pertukaran Bidang Pertahanan 2015.

Dalam pertemuan ini juga disepakati untuk mempromosikan kerjasama keamanan dan pertahanan termasuk pengalihan alat dan teknologi pertahanan.

READ  Kenali Lima Tanda Laptop Minta Diinstal Ulang

Salah satu topik yang dibahas, yakni soal kebijakan negara tentang moderenisasi alutsista dan pengembangan industri pertahanan nasional. Untuk mewujudkan hal itu diperlukan jaringan yang lebih luas dan kerjasama internasional dengan negara sahabat salah satunya Jepang.

Selain itu, dibahas pula mengenai Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). Topik ini dinilai sangat penting mengingat kedua negara sering menghadapi berbagai bencana alam. Oelh karena itu diperlukan sumber daya manusia yang profesional dalam menangani bencana.

READ  IDEAS 5.0 Bahas Inovasi Masa Depan, Pakar: Teknologi Tak Bisa Dipisahkan

Dalam kesempatan yang sama Menhan juga mendorong terwujudnya latihan bersama antar kedua angkatan bersenjata.

“Harapannya, perjanjian antara pemerintah Jepang dan pemerintah Indonesia tentang Pengalihan Alat dan Teknologi Pertahanan yang ditandatangani bersama ini akan menjadi landasan kerja sama keamanan yang lebih dalam antara kedua negara,” lanjut keterangan tersebut.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Baca Juga