Polisi Ringkus Dua Kurir Sabu yang Dikendalikan oleh Napi di Lapas Jatim

Ilustrasi penangkapan kurir sabu. (Istimewa)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Surabaya – Seorang narapidana (Napi) di lembaga pemasyarakatan (Lapas) di wilayah Jawa Timur (Jatim) mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu dengan lingkup Surabaya, Jakarta dan Bogor. Hal ini terungkap setelah aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya meringkus dua kurir di lokasi berbeda. Pada penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita 8,3 kilogram (kg) sabu.

“Kedua kurir ini mendapat perintah untuk membawa narkoba sabu-sabu, masing-masing dari Surabaya menuju ke Jakarta. Satunya lagi dari Bogor menuju ke Surabaya,” ujar Wakil Kepala Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hartoyo kepada wartawan di Surabaya, Senin (15/3/2021).

READ  Airlangga Ajak Pemerintah Malaysia Perangi Black Campaign Terhadap Sawit

Kurir yang diringkus masing-masing bernama Yunari (44), warga Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta dan Sandra Setiawan warga Dusun Lesses, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Yunari dibekuk polisi di Jalan Tol Ungaran, Jawa Tengah dengan barang bukti sebanyak 5,3 kg sabu serta 400 butir pil happy five yang hendak dibawanya menggunakan mobil dari Surabaya menuju Jakarta. Sandra Setiawan diringkus di Malang saat membawa 3 kilogram sabu dari Bogor, Jawa Barat, menuju Surabaya.

“Tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya sebenarnya sudah mengadang mobil yang dikendarai Sandra saat memasuki Tol Kalikangkung, Semarang. Tapi yang bersangkutan lolos setelah menabrak mobil polisi,” jelas Hartoyo

Saat melakukan penangkapan di Malang, polisi terpaksa melepaskan timah panas yang kemudian bersarang di salah satu kakinya karena mencoba melawan petugas.

“Ini adalah peredaran narkoba yang dikendalikan oleh jaringan lapas di wilayah Jawa Timur. Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku lain yang terlibat,” tutur perwira menengah Polri yang pernah menjabat Kapolres Sumedang tersebut.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Baca Juga